Tentang Pengalihan Investasi Moya Vidi Ke Hotel Siti Tangerang

Assalamualaikum Wr. Wb.

Dalam rangka pengalihan Investasi Condotel Moya Vidi di Jogjakarta ke Hotel SITI di Tangerang (Hotel Haji dan Umrah) yang digagas oleh Ustadz Yusuf Mansur melalui gerakan Patungan Usahanya, perkenankan kami dari Koperasi Indonesia Berjamaah (KIB) untuk menghaturkan ucapan terima kasih kepada Bapak/Ibu Mitra Paytren yang telah bersedia untuk menyampaikan data-data keikutsertaan Investasi Condotel Moya Vidi ke Koperasi Indonesia Berjamaah (KIB), untuk itu Semoga Allah SWT selalu memberikan perlindungan, kesehatan, rahmat serta Hidayah-Nya untuk Bapak/Ibu Mitra Paytren.

Selanjutnya kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu mitra Paytren yang belum terinformasi dan tersosialisasikan perihal tersebut diatas, untuk itu pada kesempatan ini kami sampaikan beberapa hal dengan penjelasan sbb :

  1. Transaksi Investasi Mitra Paytren, dalam hal ini diwakili oleh VSI dengan PT. Grha Suryamas Vinandito dalam pembelian Condotel Moya Vidi di Jogjakarta telah dibatalkan.
  2. Sebagai pengganti Investasi Mitra Paytren di Moya Vidi, maka seluruh dana Investasi yang  telah disetor, dialihkan ke Hotel SITI (Hotel Umah dan Haji) di Kota Tangerang.
  3. Alasan pengalihan Investasi tersebut, dikarenakan proyek pembangunan Condotel Moya Vidi  tidak dapat berjalan sesuai yang diharapkan, serta tidak adanya kesepakan diantara kedua belah pihak.
  4. Demi keamanan dan kenyamanan Investor, maka dana investasi yang telah disetor melalui leader atau Bintang Promosindo untuk pembelian Condotel Moya Vidi, dialihkan investasinya ke Hotel SITI, hal ini dengan alasan bahwa secara fisik Hotel SITI sudah ada dibanding dengan Condotel Moya Vidi.
  5. Progres pengerjaan fisik Hotel SITI saat ini telah menyelesaikan sebanyak 75 kamar, Insya Allah dibulan April 2015 untuk 284 kamar dapat terselesaikan.
  6. Hotel SITI berlokasi di Jl. Muhamad Toha KM. 2.1 Kota Tangerang dekat dengan Bandara Soekarno Hatta, dengan bangunan 12 (duabelas) lantai dengan jumlah 284 kamar.
  7. Untuk sebagai update informasi tentang Hotel SITI, Bapak/Ibu dapat mengakses website kami melalui www.patungansaha.com.
  8. Koperasi Indonesia Berjamaah (KIB) Sesuai SK Menteri Kemen Kop No.  1121/BH/M.KUKM:/IX/2013 Tanggal 17 September 2013, telah ditunjuk sebagai penanggung jawab dan pengelola administrasi Investasi Bapak/Ibu di Hotel SITI.
  9. Untuk itu kami dari KMP, meminta kepada Bapak/Ibu dapat menyampaikan informasi data diri, FC KTP, FC bukti setor ke Leader atau ke Bintang Promosindo, FC Sertifikat Moya Vidi bagi yang sudah mendapatkan. Data dimaksud dapat dikirim by email kekoperasidaqu@gmail.com sebagai kepentingan dalam mengupdate data Investor di Koperasi Indonesia Berjamaah (KIB).
  10. Hotel SITI saat sedang menunggu Izin operasil Hotel dari pemerintah Kotamadya Tangerang.

 

Untuk kelancaran itu semua, kami dari Koperasi Indonesia Berjamaah (KIB) mohon doa dan dukungan kepada para investor, agar Hotel ini dapat segera dioperasikan, sehingga bisa segera memberikan manfaat serta bagi hasil sesuai dengan yang diharapkan para investornya. Untuk informasi lebih lanjut Bapak/Ibu dapat menghubungi kami di 021-73451933 dan email koperasidaqu@gmail.com atau SMS ke 0896-76140777
Demikian, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb

Simpanan Umroh (Simproh)

Simpanan Umroh atau di singkat menjadi SIMPROH adalah produk dari koperasi yang di buat untuk membantu peserta merencanakan dan mempersiapkan keuangannya untuk mewujudkan niatnya melaksanakan Ibadah ke Tanah Suci.

Penerima titipan dapat memanfaatkan barang titipan tersebut dengan seizin pemiliknya dan menjamin untuk mengembalikan titipan tersebut secara utuh setiap saat kala si pemilik menghendakinya. Prinsip ini diaplikasikan dalam produk giro dan tabungan.

Tujuan SIMPROH

Simpanan umroh bertujuan :

  • Membantu merencanakan dan mempersiapkan keuangan peserta  untuk melaksanakan Ibadah ke Tanah Suci.
  • Mewujudkan niat suci peserta, karena dengan menabung, maka realisasi keberangkatan menuju Baitullah di Tanah Suci akan semakin dekat dan pasti.

Keuntungan SIMPROH

  • Bagi anggota yang menggunakan Aplikasi WhatsApp di smartphonenya, Insya Allah akan dibuatkan group untuk mendapatkan  audio  cara  menghafalkan  Al Qur’an dan doa-doa  yang akan anda baca saat melaksanakan ibadah Umroh oleh Ustadz Yusuf Mansur. dan pengetahuan Fiqih seputar Umroh dan materi kajian lainnya.
  • Saat mendaftar, Anda sudah dapat  menentukan  jadwal  keberangkatan Umroh nya, dengan memilih jadwal  keberangkatan  yang telah ditentukan oleh Travel Umroh yang telah bekerja sama dengan Kopindo Berjamaah.
  • Anda bisa berangkat dengan Jasa Travel Umroh yang telah anda pilih atau inginkan.
  • Atau bisa menggunakan biro perjalanan / travel yang telah bekerjasama dengan Kopindo Berjamaah diantaranya : DAQU Travel, Wahana Tour dan Alenta Jaya Tour.
  • Membantu peserta untuk disiplin dalam menabung, sehingga niat untuk melaksanakan ibadah umroh dapat di realisasikan.
  • Jaminan seluruh simpanan kembali, jika calon Jamaah karena satu dan lain hal membatalkan rencana keberangkatannya dengan syarat dana simpanan sudah mengendap minimal selama 1 (satu) tahun.
  • 1 hari sebelum keberangkatan Jamaah dapat merasakan menginap di Hotel SITI (Hotel Haji & Umroh yang didirikan oleh Ust. Yusuf Mansur bersama jamaah Patungan Usaha).
  •      Untuk memberikan layanan dan kenyamanan kepada para jamaah Umroh, Jamaah tidak perlu lagi menunggu di koridor atau ruang antar Bandara Soekarno-Hatta.
  • Pada saat menginap di Hotel Siti peserta sudah bisa mendapatkan bimbingan Umrah dan buku-buku yang diterbitkan oleh Ustadz Yusuf Mansur
  • Bagi peserta yang menggunakan fasilitas WhatsApp akan diberikan kesempatan menghafal doa-doa yang biasa dibaca dalam melaksanakan ibadah Umroh.
  • SIMPROH dapat diberikan kepada pihak ke 3 (tiga) sebagai Hadiah (atas permohonan dari penabung yang disetujui oleh pengurus.)
  • Dana SIMPROH dapat ditarik kembali setiap saat, setelah 1 (satu) th dana SIMPROH tersebut ada di rekening simpanan peserta, dengan dikenakan biaya penutupan rekening Rp.50.000,-
  • Dengan mengikuti  SIMPROH, jamaah juga telah bersedekah dan berpartisipasi untuk Program Penghafal Al-Quran.

Jadwal Keberangkatan Umroh

  • Jadwal keberangkatan dapat dipilih sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Koperasi Indonesia Berjamaah dan Travel atau biro perjalanan Umrah yang telah ditunjuk.

Penggunaan Dana SIMPROH

  • Dana simpanan Umrah, boleh dialihkan kepesertaannya ataupun dijadikan sebagai hadiah kepada orang lain yang ditunjuk oleh peserta selaku pemegang hak Simpanan dengan menyertakan Surat Penunjukan dan disahkan oleh Pengurus.
  • Simpanan dapat dilakukan secara kolektif. Nama Peserta yang terdaftar di peserta boleh nama kelompok pengajian, yayasan, perusahaan, klub (komunitas), dll. Namun tetap dikenakan biaya administrasi pembukaan rekening Rp. 200.000,- per orang.

Syarat Umum

  • Membuka rekening Simpanan Umroh, dengan biaya pendaftaran Rp.200.000,- per orang.
  • Peserta yang ingin berangkat Umroh dengan mengikuti program Simpanan Umrah KIB, Saldo Simpanan minimal sudah mencapai USD 1.800 dengan nilai kurs yang berlaku saat jatuh tempo keberangkatan.
  • Melakukan penyetoran awal Simpanan Umrah sebesar Rp. 3.500.000,-
  • Membayar biaya administrasi pembukaan rekening Simpanan Umrah adalah sebesar @ Rp. 200.000,-
  • Peserta yang akan mengikuti program Simpanan Umrah bisa langsung menyetor simpanannya secara rutin ke Nomor rekening peserta yang diberikan oleh koperasi pada saat pendaftaran.

Peralihan Patungan Usaha Menjadi Koperasi

Pada bulan juli 2013 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), selaku badan pemerintah yang mengawasi kegiatan keuangan, mengundang ust. Yusuf Mansur untuk melegalkan patungan usaha sehingga kegiatan pengumpulan dana hotel Siti dapat di lanjutkan sesuai dengan ketentuan pemerintah dan perundang-undangan.

Hal ini berdampak terhadap pembangunan Hotel Siti yang bergantung kepada pengumpulan dana Patungan usaha dan aset menjadi tidak sesuai dengan asumsi jadwal yang di tetapkan sebelumnya.

Berkenaan dengan hal tersebut kami atas nama Manajemen Patungan Usaha dan Aset memohon maaf atas keterlambatan pembangunan hotel Siti yang juga berdampak pada pembagian hasil usaha terhadap peserta Patungan Usaha Dan Aset yang seharusnya terealisasi pada bulan desember 2013.

Dengan demikian kami menginformasikan langkah – langkah yang telah di lakukan yaitu :

  1. Membentuk Badan Hukum Koperasi bernama Koperasi Merah Putih, yang mempunyai usaha di bidang Jasa dan Simpan Pinjam sesuai dengan ketentuan UU No. 17 Tahun 2013.
  2. Mengalihkan semua peserta patungan Usaha dan Aset masuk kedalam keanggotaan koperasi Merah Putih sehingga tidak bertentangan dengan ketentuan pemerintah dalam penghimpunan dana Masyarakat.
  3. Pembangunan atas hotel tetap berjalan dan diusahakan untuk beroperasi secepatnya.
  4. Bagi hasil akan diberikan setelah hotel beroperasi. STATUS ANGGOTA PU DAN PA Untuk mendapatkan pengakuan dan legalitas secara formal, Peserta Patungan usaha dan patungan Aset di masukkan dalam penyertaan modal koperasi.

Langkah Kecil Yang Berwujud

Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Tgl 3 Juni, malam. Di Hotel Siti Horison Bandara, saya sempet meneteskan air mata mendengar testimoni salah 1 peserta Patungan Usaha. Konsep nyata dari Ekonomi Berjamaah.

“Dipercaya itu menyenangkan. Sekaligus berat sekali. Di tengah tidak sedikit yang tidak percaya, maka bila ada yang masih percaya, bahwa hotel ini, sebagai proyek pertama Ekonomi Berjamaah, ini jadi support moril yang luar biasa.”

Beliau yang bertestimoni, ia seorang Dokter Spesialis Anestesi. Beliau juga dosen di Perguruan Tinggi. Dan ikut PatunganUsaha yang digagas sekitar setahun yang lalu. Beliau ikutan patungan sekitar 50jt.

“Saya korban iklan & tausiyah Ustadz,” katanya. Sambil senyum.
Waktu itu beliau tersentuh dengan semangat ekonomi berjamaah. Dan percaya. Daripada ditaro di bank biasa. Apalagi ini ada keuntungan2 lain. Keuntungan berjamaah.

“Walaupun dalam hati bilang,” katanya, “… Ini Ustadz Yusuf koq berani amat.”
Beragam pertanyaan, nyaris dikalahkan dengan kepercayaan terhadap konsep ekonomi berjamaah. “Masuk akal. Dengan berjamaah, bisa membeli dan mengakuisisi hotel. Sebagai dokter saya juga berpikir, bisa nih nanti patungan untuk bikin rumah sakit.”

Dokter ini bercerita, habis ikut, 3 pekan kemudian dikirim sertifikat dan buku. “Ustadz ini bener nih. Ini dikirim tanda terima patungan.”
Tapi ga lama, kemudian ramai di berita. Bahwa ini ilegal. Dan kemudian banyak berita negatif tentang Yusuf Mansur.

Dokter ini sempet cemas. Tapi beliau tepis dan menghibur diri. “Yah sudahlah. Kalo emang belom rizki & hilang, ga apa-apa. Sampai kemudian, hari Senen, tgl 2 Juni, saya terima undangan untuk Visit ke Hotel Siti Horison. Saya sempet bingung. Ini hotel apaan? Apa hubungannya dengan saya? Koq saya diundang untuk makan malam sambil liat progres pembangunannya?”

Dokter ini menelpon nomor yang tertera di sms. Dan surprise. Ternyata setahun berlalu sejak ikut, eh ternyata ini adalah Patungan Usaha yang beliau ikut!
“Karena saya semangat, saya datang ke Hotel Siti ini, habis ashar. Dan saya kaget. Ternyata hotelnya udah jadi. Bagus lagi. Ada aja, saya udah seneng. Dan ini subhaanaallaah. Bagus. Wujudnya nyata. Saya sempet malu. Ternyata di tengah berita yang simpang siur, Ustadz bener…”

Di sini saya netes air mata. Sempet malu juga. Diliat kawan-kawan yang lain.
Ketika saya mengusung tema-tema dakwah praktis, termasuk ngajarin dan ngajak usaha, memang banyak cacian makian dan hinaan. Juga ketidakpercayaan. Baik ketidakpercayaan akan niat baik, hingga disebut penipu, sampe tidak percaya, tar ga bakal jalan. Sebab saya seorang Ustadz. Bukan pebisnis.

Dokter ini semangat untuk ikut lagi nambahin jumlah patungan usahanya. “Untuk mempercepat proses penyelesaian Hotel Siti ini.”
Terima kasih yaa Allah. Terima kasih kawan-kawan semua. Saya memang belom bisa nguntungin apa-apa. Sebab hotelnya telat beroperasi. Banyak kendala dan hambatannya. Tapi alhamdulillaah. Dari sisi aset, nilainya terus bertambah, dan beda, pastinya, dari harga awal. Menjadi keuntungan lain dari kenaikan harga aset.

Dan alhamdulillaah, semua lebih melihat bahwa hotel ini memang sebuah pembuktian. “Jika kita bersama-sama, berjamaah, insyaaAllah bisa. Suatu saat, ga lama lagi, akan ada pesawat haji & umrah, dan hotel haji & umrah, di Mekkah & Madinah, yang sahamnya dimiliki oleh Jamaah haji & umrah. Pas terbang, kaptennya menyapa, selamat datang di pesawat Anda sendiri. Pas nginep, jamaah melihat tulisan “Milik Indonesia” dengan bendera kebanggaannya. Suatu saat pula, masyarakat tanah air pun bukan lagi sebagai penonton saja dari banyak kesempatan dan peluang usaha. Tapi juga ikut serta sebagai pelaku, dan ownernya.”

Alhamdulillaah.

Perjalanan Hotel Siti masih belom selesai. Masih perlu doa dari kawan-kawan lebih banyak lagi.
Menjelang pulang, ibu dokter ini bertanya, “Kenapa namanya Siti?”
Saya jawab, “Sebab penggagas Indonesia Berjamaah, Ekonomi Berjamaah, saya dan Mas Jody, nama istri kami… Siti…”. Dan ibu dokter ini, tersenyum…
Salam, @Yusuf_Mansur.